100 Tokoh yang Mengubah Indonesia
Description Ebook "100 Tokoh yang Mengubah Indonesia"
Penghantar
Ada yang mengatakan bahwa sejarah merupa- kan riwayat hidup orang-orang besar. Tidak selalu demikian, memang, akan tetapi sulit diingkari bahwa riwayat orang-orang besar itu sendiri merupakan se- bagian (mungkin yang terbesar) dari grand narrative sejarah.
Abad 20 bagi Indonesia merupakan abad yang sangat bersejarah, karena di masa itulah kita meraih kemerdekaan setelah tiga setengah abad terjajah. Se- lain Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, cu- kup banyak peristiwa bersejarah yang terjadi dalam abad 20. Misalnya terbentuknya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 (yang menandai pergeseran pola gerakan anti-kolonialisme dari gerakan bersenjata menuju perjuangan melalui organisasi); Soempah Pemoeda tanggal 28 Oktober 1928 (tonggak sejarah yang menandai kesadaran untuk bersatu dalarn per- juangan rnerebut kemerdekaan); perginya Belanda dan datangnya penjajah }epang pada tahun 1942; perang kernerdekaan 1945-1949; pernbunuhan para jenderal Angkatan Darat pada subuh 1 Oktober 1965 yang diikuti pernbantaian kaum komunis di Indone- sia; hingga people power yang mernaksa rezim Orde Baru meletakkan kekuasaan pad a tahun 1998. Abad 20 juga dihiasi dengan keberhasilan putera-puteri bangsa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, maupun di bidang bisnis.
Di balik peristiwa-peristiwa bersejarah itu, terdapat sosok- sosok berjiwa besar (great personalities) yang mempu- nyai karakter kuat, bercita-cita tinggi, dan rela ber- korban untuk meneapai tujuan. Mereka memanfaat- kan momentum sejarah untuk mewujudkan apa yang menjadi gagasan mereka. Merekalah yang men- ciptakan sejarah. Merekalah yang mengubah Indo- nesia menjadi apa yang kita kenaI sekarang.
Sejarah membuktikan, bahwa pergolakan untuk melawan penjajahan merupakan sesuatu yang berproses 11 dari atas ke bawah" (top down). Di abad- abad sebelumnya, perlawanan melawan penjajah sangat tergantung pada pemimpin. Memang ada sedikit perbedaan yang muneul di abad 20, yaitu eorak perlawanan melalui organisasi. Namun demikian, karakter top-down masih eukup terasa. Kebanyakan organisasi yang memperjuangkan kemerdekaan dimotori oleh elit pribumi, kebanyakan keluarga bangsawan, khususnya mereka yang memiliki kesempatan mencicipi pendidikan di Barat.
Setelah setengah abad, barulah bermuneulan tokoh- tokoh pengubah sejarah Indonesia yang muneul dari kalangan rakyat bawah (grass root). Buku ini bermaksud merangkum riwayat hidup tokoh-tokoh besar bangsa Indonesia yang paling ber- pengaruh di abad keduapuluh. Mereka bisa merupa- kan tokoh protagonis, bisa juga tokoh antagonis. Me- reka bisa saja seorang pahlawan pemersatu bangsa, bisa pula seorang tokoh gerakan separatis. Mereka bisa seorang tokoh politik, bisa pula datang dari du- nia seni atau bisnis.
Kriterianya, apa yang yang telah mereka perbuat memberi pengaruh bagi bangsa ini dalam kurun waktu yang lama, barangkali jauh lebih lama dibandingkan hidup mereka sendiri. Pemuatan nama-nama tokoh diurutkan berdasarkan alfabet, dan tidak didasarkan pada besar atau kecilnya pe- ngaruh mereka terhadap sejarah Indonesia. Penyusunan dan penerbitan buku ini tentu saja tidak dimaksudkan untuk membangkitkan kultus individu atau pemujaan berlebihan terhadap sosok tertentu, melainkan sebagai upaya mencegah amne- sia sejarah (khususnya di kalangan generasi muda).
Banyak hal yang bisa diteladani dari mereka yang telah mengubah sejarah bangs a ini. Misalnya totali- tas dalam perjuangan seperti yang ditunjukkan oleh Jenderal Soedirman, idealisme tinggi dan semangat perubahan seperti yang ada pada diri Soe Hok Gie maupun Chairil Anwar, ketekunan dan konsistensi dari H.B. Jassin, dan sebagainya. Bahkan dari me- reka yang mendapat tempat kurang baik dalam seja- rah bangsa (seperti Abdul Qahhar Mudzakar, Daud Beureuh, Kartosoewirjo, D.N. Aidit dan Tan Malaka), kita selalu bisa mendapatkan pelajaran berharga.
Tokoh-tokoh yang dimuat dalam buku ini me- mang hanya memiliki peran kuat dalam sejarah ne- geri ini di abad 20. Oleh karena itu, jiwa-jiwa besar seperti Pangeran Diponegoro, Teuku Umar, Tuanku Imam BonjoI, Gadjah Mada, Pattimura, dan banyak nama lain yang berkiprah sebelum abad 20, belum karni cantumkan dalam buku ini. Begitu pula mereka yang mendapatkan momentum perjuangannya baru datang setelah abad 20 berakhir, seperti Susilo Bam- bang Yudhoyono, belum dimuat di sini. Bukan berarti apa yang mereka lakukan tidak cukup berharga, na- mun kami memiliki rencana menerbitkan volume khusus untuk memuat seluruh tokoh bangsa dalam sejarah Nusantara.
-
ABDUL HARIS NASUTION
- (Jenderal Besar, Konseptor Perang Gerilya dan Dwifungsi ABRI)
-
ABDUL QAHHAR MUDZAKKAR
- (Mantan Pejuang 45, Pemimpin Gerakan Separatis)
-
ABDURRAHMAN WAHID
- (Man tan Presiden RI, Tokoh Agama dan Kemasyarakatan)
-
ADAM MALIK
- (Diplomat, Mantan Menlu RI)
-
ADNAN BUYUNG NASUTION
- (Advokat dan Pembela HAM)
-
AFFANDI
- (Maestro Seni Lukis Indonesia)
-
AGUS SALIM
- (Tokoh Pergerakan Nasional)
-
ACHMAD BAKRIE
- (Pengusaha)
-
AHMAD DAHLAN
- (Ulama, Pendiri Muhammadiyah)
-
ALI MOERTOPO
- (Pemikir Orde Baru, Pelopor Modernisasi Intelijen)
-
ALI SADIKIN
- (Mantan Gubernur DKI)
-
AMIEN RAIS
- (Mantan Ketua MPR)
-
BJ. HABIBIE
- (Mantan Presiden RI, Ahli Iptek)
-
BING SLAMET
- (Musisi dan Seniman)
-
BUNG TOMO
- (Tokoh Pertempuran 10 November)
-
CEPHAS
- (Pelopor Fotografi Indonesia)
-
CHAIRIL ANWAR
- (Penyair, Pelopor Sastrawan Angkatan 45)
-
CLIFFORD GEERTZ
- (Antropolog)
-
D.N. AIDIT
- (Pemimpin Partai Komunis Indonesia)
-
DAUD BEUREUH
- (Ulama Besar Aceh)
-
DEWI SARTIKA
- (Pelopor Pemberdayaan Perempuan)
-
DJOKOSOETONO
- (Ahli Hukum, Pendiri Akademi Kepolisian)
-
GOENAWAN MOHAMAD
- (Budayawan)
-
H.B. JASSIN
- (Kritikus Sastra dan Pelopor Dokumentasi Sastra Indonesia)
-
H.O.S. T}OKROAMINOTO
- (Tokoh Pergerakan Nasional)
-
HAMKA
- (Ulama dan Tokoh Masyarakat)
-
HASYIM ASY' ARI
- (Ulama, Pendiri Nahdlatul Ulama)
-
HENDRICUS SNEEVLIET
- (Pelopor Komunisme di Indonesia)
-
IBNU SUTOWO
- (Man tan Dirut Pertamina, Penggagas Konsep "Production Sharing" dalam Eksploitasi Migas)
-
IDJON DJANBI
- (Pendiri Kopassus)
-
ISMAIL MARZUKI
- (Komponis)
-
IWAN FALS
- (Musisi)
-
JAKOB OETAMA
- (Pendiri Kelompok Kompas Gramedia)
-
KARTOSOEWIRJO
- (Pendiri Negara Islam Indonesia)
-
KASMAN SINGODIMEDJO
- (Negarawan)
-
KHO PING HOO
- (Penulis Cerita Silat)
-
KI BAGUS HADIKUSUMO
- (Negarawan)
-
KI HADJAR DEWANTARA
- (Bapak Pendidikan Nasional)
-
KUSBINI
-
L.B. MOERDANI
- (Mantan Menhankam/pangab dan Pangkopkamtib, Pelopor Modernisasi Lembaga Intelijen Negara)
-
LIEM SENG TEE
- (Pengusaha, Pendiri PT Sampoerna 10k.)
-
LIEM SlOE LIONG
- (Konglomerat Orde Baru)
-
MEGAWATI SOEKARNOPUTRI
- (Mantan Presiden RI)
-
MOCHTAR KUSUMAATMADJA
- (Ahli Hukum Laut Internasional dan Konseptor Wawasan Nusantara)
-
MOHAMMAD HATTA
- (Proklamator dan Wapres RI Pertama)
-
MOHAMMAD NATSIR
- (Negarawan dan Mantan Perdana Menteri)
-
MOHAMMAD ROEM
- (Diplomat dan Pejuang)
-
MOHAMMAD YAMIN
- (Negarawan, Pejuang Kemerdekaan)
-
MUNIR
- (Aktivis Pro-Demokrasi, Pejuang HAM)
-
MUSO
- (Tokoh Komunis Indonesia)
-
NOTONAGORO
- (Ilmuwan dan Negarawan)
-
NURCHOLISH MADJID
- (Cendekiawan Islam)
-
OEI TIONG HAM
- (Pengusaha)
-
OERIP SOEMOHARDJO
- (Peletak Dasar Kemiliteran RI)
-
PATER BEEK
- (Pastor)
-
PRAMOEDYA ANANTA TOER
- (Sastrawan)
-
R.A. KARTINI
- (Pelopor Pemberdayaan Perempuan)
-
RHOMA IRAMA
- (Raja Dangdut)
-
RUDY HARTONO
- (Maestro Bulutangkis Indonesia)
-
SARTONO KARTODIRDJO
- (Pakar Sejarah)
-
SEDYATMO
- (Penemu Sistem Fondasi "Cakar Ayam")
-
SEMAUN
- (Aktivis Komunis, Pemimpin Pemberontakan PKI 1926)
-
SJAFRUDDIN PRAWIRANEGARA
- (Negarawan)
-
SNOUCK HURGRONJE
- (Antropolog)
-
SOE HOEK GIE
- (Aktivis Mahasiswa Angkatan 66)
-
SOEDIRMAN
- (Panglima Besar TNI, Pemimpin Gerilya dalam Perang Kemerdekaan)
-
SOEDJATMOKO
- (Intelektual)
-
SOEDJOJONO
- (Pelukis)
-
SOEHARTO
- (Jenderal Besar, Mantan Presiden RI)
-
SOEKARNO
- (Proklamator dan Presiden Pertama RI)
-
SOEPOMO
- (Ilmuwan dan Negarawan)
-
SOEPRIJADIYour_Heading
- (Pemimpin PETA yang Memberontak terhadap Jepang)
-
SOETOMO
- (Aktivis Pergerakan Nasional)
-
SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO IX
- (Sultan Yogyakarta)
-
SUMITRO DJOJOHADIKUSUMO
- (Begawan Ekonomi Indonesia)
-
SUKARNI
- (Pejuang Kemerdekaan)
-
SURYA WONOWIJOYO
- (Pengusaha, pendiri PT. Gudang Garam, Tbk.)
-
SUTAN SJAHRIR
- (Negarawan)
-
SUT AN T AKDIR ALISJAHBANA
- (Sastrawan Pelopor Angkatan Poedjangga Baroe)
-
SUWANDI
- (Pencetus Ejaan Suwandi)
-
TAN MALAKA
- (Pelopor Komunisme di Indonesia)
-
TEGUH SRIMULAT
- (Seniman)
-
THAYEB MOHAMMAD GOBEL
- (Pengusaha)
-
TIRTOADHISOERJO
- (Wartawan dan Pelopor Industri Pers Bumiputera)
-
TJIPTO MANGOENKOESOEMO
- (Pelopor Pergerakan Nasional)
-
TJOET NYAK DIEN
- (Pemimpin Perang Aceh)
-
TJOKORDA RAKA SUKAWATI
- (Penemu Sistem Tiang Pancang Sosrobahu)
-
TONY KOESWOYO
- (Pelopor Musik Pop Indonesia)
-
USMAR ISMAIL
- (Bapak Perfilman Nasional)
-
V AN DEVENTER
- (Penggagas Politik Etis)
-
VAN OPHUYSEN
- (Pencipta Ejaan Bahasa Indonesia Pertama)
-
V AN VOLLENHOVEN
- (Bapak Hukum Adat)
-
W.R. SOEPRATMAN
- (Pencipta Lagu Kebangsaan)
-
W.S. RENDRA
- (Dramawan dan Penyair)
-
WAHID HASYIM
- (Negarawan dan Tokoh Islam)
-
W AHIDIN SUDIROHUSODO
- (Tokoh Pergerakan Nasional)
-
WIDJOJO NITISASTRO
- (Ekonom Orde Baru)
-
WILLIAM SOERJADJAJA
- (Pengusaha)
-
WIRJONO PRODJODIKORO
- (Peletak Dasar Sistem Peradilan Indonesia)
-
YAP THIAM HIEN
- (Advokat dan Penegak HAM)
Niat dan tujuan "Engineering Books" tidak lain tidak bukan hanya untuk bergbagi informasi. Kami percaya bahwa akses pendidikan berkualitas adalah hak mendasar bagi setiap anak Indonesia.
Jika Anda menemukan tulisan yang persis sama di luar blog ini yang tidak menampilkan kredit saya sebagai penulisnya, mohon berkenan menghubungi saya, Untuk Segera Mungkin Kami TakeDwon karena bagaimana pun tulisan tersebut tetaplah menjadi tanggung jawab ebook.teknikmesin.my.id.